5 Toko Es Krim Legendaris di Indonesia

Banana Ice Cream [image source: wallpaperlepi. com]

Siapa yang tidak menyukai kuliner yang satu ini?

Ya, es krim adalah salah satu dessert favorit semua orang, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, semuanya dijamin tidak akan menolak jika disuguhkan makanan yang berbahan dasar dari susu dan pemanis ini, apalagi ketika suhu sedang panas terik. Saat ini, sudah banyak toko-toko penjual es krim yang menjual produk es krim kekinian, mulai darines krim yang dicampur dengan buah-buahan, ataupun bahan-bahan lainnya. Dan tahukah anda, jika berbagai wilayah di Indonesia memiliki tempat-tempat penjual es krim legendaris, dengan masih mempertahankan produk khasnya, dan hingga kini, masih banyak dikunjungi para penggemarnya. Tidak percaya? Saat anda berkunjung ke berbagai daerah berikut, selain melakukan pemesanan hotel murah online melalui reservasi.com, sempatkanlah waktu untuk menikmati toko-toko es krim legendaris, yang kini sudah mulai langka.

Berikut 5 Toko Es Krim Legendaris di Indonesia

 

• Tip Top – Medan

Tip Top Medan [image source: pegipegi. com]
Jalan-jalan ke Kota Medan, anda harus menyempatkan diri untuk datang ke satu restoran legendaris penjual es krim, yaitu Tip Top. Restoran ini sudah ada sejak tahun 1929 lalu, didirikan oleh seseorang bernama Jangkie, yang menjadi asal muasal nama tempat ini di waktu awal. Akan tetapi, setelah pindah ke daerah Kesawan pada tahun 1934, nama restorannya berganti menjadi Tip Top hingga sekarang. Produk es krim andalan dari restoran ini adalah es krim yang dibuat sendiri, cita rasanya sangatlah berasa nuansa Indonesia.

• Toko Oen – Semarang

Toko Oen [image source: tokooen. com]
Bisa dikatakan bahwa, Toko Oen adalah salah satu kedai/gerai/restoran tertua di Indonesia.Didirikan oleh Liem Gien Nio, pada tahun 1922 di Yogyakarta, Toko Oen berekspansi ke sejumlah kota di Jawa, seperti Jakarta, Semarang dan Malang. Sayangnya, untuk saat ini hanya tersisa toko yang berada di Semarang dan Malang saja. Toko ini dikenal memiliki sajian es krim yang sangat berkualitas, dan memang dari segi harga, sedikit lebih mahal jika dibandingkan dengan toko-toko penjual es krim lainnya. Hal itu wajar saja, terlebih saat anda merasakan sendiri kelezatan dari produk es krim homemade yang sudah sangat melegenda ini.

• Toko Es Krim Angi – Pontianak

Es Krim Angi [image source: airyrooms .com]
Toko es krim yang satu ini, dapat dikatakan sebagai salah satu toko yang sangat legendaries di kawasan Pontianak, Kalimantan Barat. Dikatakan begitu, karena took penjual es krim ini sudah beroperasi sejak 60 tahun lalu, dan sudah dikelola secara turun temurun dari generasi ke generasi. Walaupun awalnya dikenal dengan nama Es Krim Angi, akan tetapi sekarang ini masyarakat sekitar lebih mengenalnya dengan nama Es Krim Petrus, karena letaknya yang berdekatan dengan lokasi sekolah SMP-SMA Petrus, di Jalan KS Tubun, Pontianak. Toko es krim ini dapat dibilang masih sangat sederhana, yaitu berada di terasan rumah, dan dijajakan di atas meja kayu sederhana. Tetapi, soal rasa, sudah pasti juara. Diatas tempurung buah kelapa, yang daging buahnya bersatu padu dalam satu scope es krim aneka rasa, mulai dari rasa strowberi, cempedak, vanilla, durian hingga nangka. Harganya pun relatif terjangkau.

• Kedai Es Krim Domino – Jember

Es Krim Domino [image source : traveling .com]
Bagi para warga Jember, Jawa Timur, tentunya sudah tidak asing lagi dengan kedai es krim yang satu ini, yaitu kedai es krim Domino. Kedai es krim ini, dikelola oleh seorang bapak tua yang sekaligus pemiliknya, yaitu bapak Torus Tri Sanghana, atau yang bernama asli Tee San Hiong. Kabarnya, bapak Torus ini sudah menjalankan bisnis kedai es krimnya ini sudah sejak 57 tahun silam hingga sekarang, dan merupakan usaha turun temurun keluarga. Konsistensi bapak Torus dalam menjaga kualitas bahan baku es krim, dibuktikan dengan didapatnya penghargaan, yang diberikan langsung oleh Walikota Jember pada tahun 1990 lalu.

• Ragusa – Jakarta

Es Krim Ragusa [image source: foodlouvers.wordpress]
Jika sedang berkunjung ke Jakarta, Anda dapat mengunjungi kedai es krim yang terkenal dan sangat legendaris yang satu ini, yaitu Ragusa. Kedai es krim ini didirikan oleh 2 orang bersaudara asal Italia, Vincenzo Ragusa dan Luigie Ragusa, pada tahun 1932 silam l. Walaupun dikelilingi oleh banyak bangunan-bangunan beraksitektur modern di sekitarnya, pengelola Ragusa masih tetap menjaga keontentikan dari interior bagian dalam bangunan toko, agar nuansa tempo doelo nya masih bisa dirasakan para pengunjung toko. Salah satu menu es krim Ragusa yang paling terkenal adalah es krim spageti, yaitu es krim yang dibuat dengan cetakan seperti bentuk spageti, sangat klasik dengan cita rasanya yang otentik.

Dapat dikatakan, bahwa, semakin lama sebuah toko/kedai es krim berdiri, semakin berkualitas juga es krim yang dijual. Tertarik untuk mencoba berwisata kuliner es krim khas nusantara diatas? Anda bisa mengunjungi daerah-daerah di seluruh Indonesia dengan membeli tiket pesawat penerbangan melalui situs booking online Reservasi.com.
Lakukan pemesanan tiket pesawat dan booking kamar hotel di berbagai penjuru Indonesia melalui situs reservasi.com anda juga bisa sekaligus pesan kamar hotel murah online dengan berbagai banyak pilihan, sesuai budget anda. Hanya perlu klik satu website booking online saja untuk bisa menikmati perjalanan ke berbagai tempat-tempat wisata di Indonesia, apalagi jika bukan Reservasi.com.

Selamat berwisata!

Pesona Pengasapan Kaliasin Semarang

Mangut atau Iwak Manyung. Saya kira teman-teman pecinta kuliner di Semarang familiar dengan lauk sedap ini. Biasanya dimasak dengan bumbu pedas, salah satu masakan khas mangut / manyung ini bisa ditemui Warung Bu Fat di daerah Kelurahan Krobokan, Semarang Barat dan satu lagi langganan saya di daerah Sampangan tepatnya di sebelah kantor kelurahan atau seberangnya Sate Widodo, warung ini punya cabang di Jl Kiai Saleh kalau tidak salah.

Nah, tahu tidak ikan yang dimasak khas ini pengolahan pertamanya dimana?

Pengasapan Kali Asin, Bandarharjo Semarang Utara

dieng 1dtDi tempat yang berdampingan dengan sungai yang kadang masih kena rob inilah berbagai tahap proses pengasapan ikan dilakukan.  Ditandai dengan kepulan-kepulan asap yang tampak dari cerobong-cerobong rumah bambu dengan bentuk yang cukup eksotis ini menandakan pengasapan mangut sedang berjalan.

Saya bertemu dengan ibu fitri, serta ibu jaitun yang sibuk membalik ikan yang sudah cukup matang di tempat pengasapan yang terbuat dari rangkaian kawat. Dengan sedikit obrolan sebelum memotret, ibu fitri menjelaskan bahwa yang diproduksi di pengasapan ini  tidak hanya ikan tongkol dan manyung saja yang bisa diolah menjadi mangut, ikan patin, ikan tuna, dan ikan pari juga diolah di sini.  Dalam sehari produksi mangut kalau ramai bisa mencapai 8 kwintal. Harga satuannya sih cukup seribu saja, tapi kalau per kilo sekitar 30 ribu rupiah. Kalau untuk kepala manyung ya lebih mahal lagi hehe.

Proses Pengasapan Ikan di rumah cerobong asap
Proses Pengasapan Ikan di rumah cerobong asap

Nah, mangut yang telah diasapi ini di sebar ke pemesan, dengan menggunakan motor bak belakang dan motor becak semua pesanan diantar ke daerah pasar dan warung di Semarang dan sekitarnya, juga kepada para pengecer tentunya.

Selain itu Kaliasin adalah salah satu tempat hunting foto yang cukup populer baik dari dalam maupun dari luar Semarang. Banyak para fotografer sengaja datang ke Kaliasin untuk dapat mengabadikan indahnya landscape matahari terbenam diantara deretan rumah cerobong yang eksotis itu. Saya sempat memotret baik human interest maupun landscape di sana, menurut saya cukup eksotis. Saya pun ingin kembali memotret ketika nuansa sore yang indah dengan keemasan langit senja, karena saya belum mendapatkan yang benar-benar eksotis menurut saya.

Akses jalan di kawasan pengasapan ikan sudah dibenahi dan bebas rob
Akses jalan di kawasan pengasapan ikan sudah dibenahi dan bebas rob

Daerah ini terkenal karena rob nya, tapi keadaan ini sebentar lagi akan membaik. Terakhir minggu lalu saya kesana, jalan berikut talud di sekitar rumah pengasapan ini sudah dibenahi, tanah ditinggikan dipadatkan dan rencana akan dipaving dalam minggu-minggu ini.

Semoga dengan perbaikan tersebut, membuat akses dan pengelolaan mangut tradisional ini semakin berkembang, baik dari sisi pengolahan, pemesanan hingga    penjualan.

Nah, sebelum pulang, saya sempat memberikan foto yang saya cetak kepada ibu jaitun sebagai kenang-kenangan karena dulu pertama saya ke sini saya memotret beliau. Alhamdulilah diterima dengan senang hati. Indahnya berbagi ya hehehe..

 


Lihat Petunjuk Menuju Kawasan Kaliasin Semarang di peta yang lebih besar