IBX5820939B7836E

Pilihan Lokasi Landscape Candi Borobudur

Published by Fiandigital ™
Candi Brobudur

Candi Borobudur dari Bukit Menoreh Hotel Amanjiwo

Menghargi Semesta dan Melestarikan Alam Melalui Fotografi Landscape

Menjelang Hari Raya Waisak dari tahun ke tahun memang jadi pembicaraan hangat untuk kalangan fotografer. Terutama untuk menentukan dimana saja kita akan memotret setelah atau sebelum acara Waisak dimulai.

Sebenernya banyak lokasi atau spot foto yang menampilkan secara visual keindahan landscape dari Candi Borobudur ini.

Salah satunya adalah Puthuk Stumbu, lokasi ini sudah sangat umum dan menjadi tujuan utama para turis asing maupun lokal terutama yang hobi fotografi. Hamparan pemandangan alam yang memperlihatkan keindahan Gunung Merbabu dan Merapi yang dibalut cahaya keemasan saat sunrise muncul dari balik gunung tersebut,  lokasi ini memperlihatkan kemegahan Candi Borobudur dari atas jika dilihat dengan seksama. Bila beruntung, kita bisa menyaksikan layer-layer kabut tipis tersinari mentari pagi yang perlahan terbawa angin melewati Candi Borobudur ini. Sungguh pemandangan yang mengagumkan.

Candi Borobudur dari Puthuk Stumbu

Candi Borobudur dari Bukit Menoreh atas Hotel Amanjiwo

 

Untuk sekarang, setelah sekitar lebih kurang 6-7 tahun dimana fotografi mulai digemari bahkan menjamur tanpa batasan umur, lokasi Puthuk Stumbu ini menjadi spot sejuta umat oleh pehobi fotografi. Hampir semua pelaku fotografi ingin dan pernah memotret di lokasi ini. Nah disini, saya akan berbagi beberapa lokasi alternatif yang mungkin teman-teman tertarik mengunjunginya kapan saja hehe. Eh iya, bisa juga jadi lokasi alternatif melihat pesona keindahan cahaya lampion yang dinyalakan dan bertebaran di atas langit Candi Borobudur saat Waisak nanti loh, dari pada berdesak-desakan dan mengganggu khusyuknya yang lagi beribadah di Candi Borobudur hehehe.

Berikut beberapa info lokasi, baik secara umum bebas tiket murah (sekedar parkir) dan lokasi yang komersial dengan tiket cukup mahal.

Kawasan di Seputar Candi Borobudur

Kawasan di Seputar Candi Borobudur by borobudurheritagevillage.com

Lokasi Spot Foto Landscape Candi Borobudur (Umum)

1. Puthuk Stumbu

Jalur ke arah Puthuk Stumbu sebenernya mudah, dari Candi Borobudur ambil arah kiri ke Hotel Manohara, sekitar 300 meter belok ke gapura kanan jalan, dari sini lurus saja mengikuti petunjuk yang sudah dipadang walau agak tidak kelihatan. Karena harus melewati perempatan memang kadang bisa membuat nyasar. Tipsnya selain pakai aplikasi gps, tanya warga sekitar, atau menggunakan jasa guide yang 24 jam nongkrong di ATM Mandiri atau Warung Kucingan di depan Candi Borobudur. Di lokasi ini saya sarankan menggunakan tele lens minimal 200mm.

2. Sawah di Pinggir Candi Borobudur

Lokasi ini cukup dekat dengan Candi Borobudur, sekitar 500 meter arah Puthuk Stumbu dari Candi Borobudur.

3. Desa Wisata Karanganyar, Sunrise

Tepatnya di sekitar Dusun Klipoh, daerah Pusat Pengrajin Gerabah 5-6 KM dari Kawasan Candi Borobudur. Nah untuk kesini arahnya dari Hotel Manohara lurus saja naik terus mengikuti jalan tersebut, nanti akan ketemu dengan SD di kiri jalan (saya lupa nama SDnya, nanti saya update ya hihihi) Nah, dari SD langsung belok kanan masuk gang, lurus saja sekitar 3 KM nanti akan sampai di perempatan Gunden Desa Karanganyar langsung ambil kanan. Jalan perlahan sekitar 50-100 meter sambil melihat ke arah kanan, akan tampak view Candi Borobudur dengan posisi searah pandangan mata. Untuk lokasi ini saya sarankan untuk menggunakan tele lens minimal 200mm. Dan jika kita lurus sekitar 500 meter, di sanalah letak Pengrajin Grabah. Bisa jadi obyek foto menarik juga.

4. Jalur menuju Desa Wisata Karanganyar

Tempat ini sebenarnya di pinggir jalan saat kita akan menuju Dusuh Klipoh lokasi Pengrajin Gerabah, yah sekitar tengah-tengah perjalanan lah, sering-sering saja melihat ke arah kanan belakang, nanti akan menemukan pemandangan Candi Borobudur tersebut, lokasi tepatnya adalah di kiri jalan ada bengkel motor kecil. Tinggal parkir di sana dan sedikit turun ke sawah hehe. Dari sini saya sarankan memakai tele lens minimal 200mm.

5. Bukit Menoreh

Lokasi ini cukup jauh, dan bisa saya bilang ini adalah jalan mentok dan paling mudah rutenya. Dari Hotel Manohara lurus saja mengikuti jalan sekitar 7 KM, setelah jalan mulai menyempit, dikanan jalan ada mushola. Lurus saja naik dan sampai jalan aspal ini habis. Langsung saja parkir di kiri jalan ada sebuah lapangan kecil, kemudian jalan kaki naik sekitar 500 meter saja nanti akan bertemu gardu pandang untuk melihat pemandangan Candi Borobudur ini dari atas. Disini saya juga menyarankan untuk menggunakan tele lens minimal 200mm.

6. Rumdin DPU

Nah, lokasi ini kita lewati sebelum sampai ke Bukit Menoreh atasnya Hotel Amanjiwo. Dan saat Waisak, Rumdin DPU yang sudah tidak lagi menjadi perkantoran ini biasa disewa oleh rombongan walubi untuk menginap, dan menerima umum dengan tarif per kamar 250 ribu semalam.

7. Pos Mati

Pos Mati berada di sebuah puncak bukit di Desa Giritengah, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, di tempat yang dahulu digunakan oleh pasukan Pangeran Diponegoro sebagai pos pengintaian saat berlangsungnya Perang Jawa (1925 – 1930). Peninggalan sang pangeran saat ini juga masih ada selain Pos Mati, yaitu berupa Balai Kambang dan Sendang Suruh.

Lokasinya berada di ujung selatan Kecamatan Borobudur, sekitar 5 km ke arah Barat Daya dari Candi Borobudur. Untuk menuju lokasi, pejalan bisa naik ojek dari Terminal atau Pasar Borobudur. Kendaraan pribadi bisa menggunakan rute Desa Tunjungsari – Desa Karanganyar, lalu belok kiri di perempatan Gunden Desa Karanganyar atau perempatan yang sama dengan lokasi Pengrajin Gerabah di atas.

8. Phutuk Sukmojoyo

Phuntuk sukmojoyo merupakan bukit yang berada di jajaran perbukita menoreh, letaknya berada di belakang candi borobudur. Berada tepat setelah Pos mati dan Punthuk setumbu yang terkenal dengan keindahan Sunset dan sunrise dengan pemandangan alam dan candi borobudurnya. Untuk ke Puntuk sukmojoyo anda cukup, pergi ke arah candi borobudur, lokasinya berada pada 5-6 km selatan candi borobudur

Lokasinya berada di ujung selatan Kecamatan Borobudur, sekitar 5 km ke arah Barat Daya dari Candi Borobudur. Rutenya masih sama ke arah Desa Karanganyar, lalu belok kiri di perempatan Gunden, Desa Karanganyar atau perempatan yang sama dengan lokasi Pengrajin Gerabah di atas.

9. Puncak Suroloyo

Puncak tertinggi di Pegunungan Menoreh pada bagian utara. Puncak Suroloyo ini terletak di Keceme, desa Gerbosari, Kecamatan Samigaluh, 45 km dari Yogyakarta. Yang sesungguhnya berada pada perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta, untuk mencapai puncak suroloyo ada 2 rute yang bisa dilewati untuk menuju suroloyo, yaitu dari jogjakarta- Godean-Kenteng-Naggulan-Dekso-Samigaluh-Suroloyo, selain itu juga bisa melewati Jogjakarta-Minggir-Dekso-Boro-Kalibawang-Sidoharjo-Suroloyo, kedua rute tersebut membutuhkan waktu 1,5jam hingga 2 jam untuk sampai ke suroloyo.  Untuk rute pertama, kodisi jalan agak buruk, berkelok dan tanjakannya cukup tinggi. Rute kedua dengan kondisi jalan lumayan bagus, aspalnya tidak banyak yang rusak, namun masih dengan tanjakan dan turunan yang ekstrim. Disini saya juga menyarankan untuk menggunakan tele lens minimal 200mm.

Pemandangan Lampion Waisak dari jalur menuju Desa Pengrajin Gerabah

Pemandangan Lampion Waisak dari jalur menuju Desa Pengrajin Gerabah

Lokasi Spot Foto Landscape Candi Borobudur (Komersil)

1. Borobudur Sunrise-Sunset (tiket via Hotel Manohara)
2. Center Sunset Siluet Stupa Borobudur (taman sekitar Hotel Manohara)
3. Bukit Dagi (Tiket via Manohara)
4. Borobudur Sunrise, Plataran (tiket via Hotel Plataran)
5. Borobodur Sunrise, Amanjiwo (tiket via Hotel Amanjiwo)

Nah, itulah beberapa lokasi landscape Candi Borobudur baik untuk berwisata menikmati kehangatan sunrise ataupun menjadi lokasi foto landscape favorit yang saya ketahui. Sebenernya masih ada satu lokasi lagi yang ditemukan, dan dipublish secara umum, nanti kalau saya sudah mendapat akses itu akan saya bagi lagi di sini hehehe…

Candi Borobudur dari Persawahan menuju Desa Pengrajin Gerabah

Candi Borobudur dari Persawahan menuju Desa Pengrajin Gerabah

 

Silahkan tentukan lokasi yang menurut kalian cukup oke, baik dari segi waktu, jarak dan tentu saja biaya. Lokasi komersil yang rata-rata aksesnya melalui hotel-hotel tersebut tarifnya bermacam-macam tergantung musim kunjungan, liburan, wekkend atau anda justru bertemu calo yang kurang bersahabat dalam menawarkan harga hehe. Sedikit informasi yang saya dapat, untuk ke lokasi-lokasi tersebut biayanya sekitar 150 ribu – 300 ribu (tanpa menginap). Nah kalau menginap di hotel-hotel tersebut pasti ada diskon atau bahkan sudah include satu paket biaya menginap serta sunrise-sunsetnya.

Landscape Merapi-Merbabu dari Puthuk Stumbu

Landscape Merapi-Merbabu dari Puthuk Stumbu

 

Oh iya, sekalian ada sedikit himbauan nih…, khususnya kepada rekan-rekan pecinta fotografi di seluruh nusantara yang ingin mengabadikan momen-momen di Perayaan Waisak dan tentu saja perayaan hari raya umat beragama lainnya. Mohon agar bisa mengendalikan diri, menghargai dan menjaga etika di lokasi agar tercipta kekhusyukan ibadah semua umat beragama sekaligus membangun citra baik fotografi Indonesia di mata dunia dan tentunya .

Jagalah alam dan bawalah diri kita sebaik niat kita dalam mengabadikan sebuah momen. Dan buanglah etika buruk kita agar dipertemukannya kita terhadap cara-cara menghargai alam dan kehidupan sekitar.  Tanpa merusak atau mengubah apapun yang semestinya.

Candi Borobudur dari Puthuk Stumbu

Candi Borobudur dari Puthuk Stumbu

*Semua informasi akan selalu saya update setelah saya kembali menelusuri lagi tempat-tempat terkini di Kawasan Seputar Candi Borobudur.

 

______________________________________________

dieng 2d1n   dieng 1dt

 

Pilihan Lokasi Landscape Candi Borobudur
(100%) 1 like

Share

1 Response to “Pilihan Lokasi Landscape Candi Borobudur”

  1. arema45 February 6, 2015

    nice info … thx

Leave a Comment

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.