IBX5820939B7836E

E-KTP: Penting dan Semoga Aman Database Diri Kita

Published by Fiandigital ™

ilustrasi dari tribunnews.com

Terlepas dari pentingnya sebuah e-KTP, beberapa teman saya ada yang sampai sekarang tidak mau membuat e-KTP karena berfikir ini tidak lepas dari proyek intelejen Amerika. Ah mungkin karena dia sering menonton film spionase atau membaca buku konspirasi hehe. Dan ketika saya googling, eh lha kok ada sebuah blog yang mengulas hal tersebut. Tapi buat saya itu tidak masalah, namanya saja opini.

Dan kemarin, e-KTP saya sudah jadi. Bentuknya biasa saja ternyata, saya kira akan ada sebuah chip yang ditanamkan dalam sebuah kartu kependudukan tersebut. Ternyata hanya sebuah label hologram bertuliskan KTP di belakang kartu, mungkin untuk memberikan tanda keaslian.

Kemudian saya bertanya, apa bedanya dengan kartu lama dan kemana segala rekam data itu tersimpan?

Banyak kasus kesalahan cetak e-KTP di berbagai daerah, banyak pula kasus belum dibayarkannya biaya cetak kepada perusahaan yang memenangkan tender pengadaan, dan kasus-kasus lainnya terkait pengadaan kartu tanda penduduk ini. Kalau tender dengan biaya APBN memang ada saja persoalan, saya pribadi pernah memenangkan beberapa tender pengadaan pemerintah dan pencairannya tidak semudah yang saya bayangkan, padahal kalau kita terlambat pengerjaan tender akan kena denda sesuai undang-undang bahkan bisa kena black list atau putus kontrak ditengah jalan. Intinya kalau anda ingin bermain tender dengan dana APBD itu pengerjaannya tidak boleh terlambat dan salah tapi pembayaran mereka “boleh” diperlambat, apalagi musim pilgub begini biasanya dana APBD terlambat cair karena rawan bila disalahgunakan para politikus, hehe tapi ya itulah lika-liku bisnis. Jalani saja.

Nah, dengan banyaknya kasus tersebut, bagaimana keamanan data yang merekam seluruh rakyat nusantara ini?
Bukan masalah intelejen sih, namun boleh dong kita merasa was-was akan keamanan data kita. Saya ingat ungkapan teman saya bahwa dengan mendaftar e-KTP kita sebenarnya sudah telanjang dan data ketelanjangan kita sudah dipegang oleh pemerintah dan mungkin oknum jika ada kebocoran database saat masih di lingkungan kelurahan.

Kekhawatiran saya berawal ketika menyadari bahwa saat saya mendaftar e-KTP tersebut dilayani oleh siswa smu yang sedang magang di kantor kelurahan. Dan banyak media memberitakan banyak operator proses perekaman data tersebut gaptek bahkan terjadi hilangnya data. Khawatir saya jika masih ada celah untuk meng-copy database e-ktp tersebut oleh oknum saat masih di lingkungan kelurahan, tau sendiri kan di negara kita negosiasi itu sangat mudah hehe… Nah loe…

Rekam retina, tanda tangan, dan semua sidik jari tangan. Semua database diri kita itu sekarang sudah ditangan orang lain. Bukan apa-apa sih, segala sesuatu yang berkaitan dengan registrasi pasti menggunakan sidik jari dan tanda tangan. Seperti akun bank, sim, passport, visa dll. Mungkin era kedepan bisa jadi diperlukan rekam retina. Saya kok malah jadi ikut membayangkan teman saya yang mengapa sampai sekarang tidak mau membuat e-KTP tersebut itu ya hahaha…

Terlepas dari kekhawatiran saya, sambil berdoa semoga database kita aman oleh negara dan pasukan elit hacker indonesia dll di dunia jaringan teknologi ini menjaganya. Karena negara dan kita membutuhkan e-KTP ini. Selain sebagai tanda registrasi kependudukan juga dibutuhkan untuk berbagai kebutuhan. Bayangkan jika kita tidak memiliki kartu tanda penduduk ini. Misal ada ingin membeli rumah, membeli kendaraan, mencari kerja, pergi ke luar negeri, terkena musibah kecelakaan, kehilangan, dll. Semua menggunakan kartu sakti ini.Nah loe.. kalau ga punya e-KTP kita bagaimana coba?

Walau kartu lama yang masih lama masih berlaku (jika masa aktif belum usai) tetap saja dibutuhkan kesadaran untuk membuat e-KTP ini, bukan untuk negara tapi untuk kita sendiri. Apalagi pembuatannya gratis karena dibiayai oleh APBD. Untuk keamanan data juga sudah dijamin oleh Mendagri yang didukung Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg). Yuk yang belum bikin e-KTP segera bikin, trus langsung bikin passport atau e-passport,  siapa tahu dapat rejeki nglayap ke luar negeri tanpa batas hehehe…

E-KTP: Penting dan Semoga Aman Database Diri Kita
Rate this post

Share

8 Responses to “E-KTP: Penting dan Semoga Aman Database Diri Kita”

  1. didut April 3, 2013

    kl soal kemananan data aku sudah pasrah, nah persoalannya apakah dengan EKTP Jakarta aku masih bs membuat KTP SMG dgn mudah? =))

    • admin April 4, 2013

      Bisa dut.. Pake surat kehilangan ktp.. Atau keterangan pindah.. wekekeke

  2. slamsr April 4, 2013

    e-ktp gunungpati belum jadi mas…
    kalau untuk data… ya semoga saja tidak bocor… walaupun sudah bocor ke percetakan dan berapa ratus karyawan

    • admin April 4, 2013

      Sabar slam.. Petugas distribusinya mungkin anak magang qeekekeke..

  3. kiwil April 4, 2013

    eKTP belum jadi…
    KTP lama udah hangus.. kelamaaan nungge eKTP gak jadi-jadi.. =))

  4. hakim April 9, 2013

    soal data aman dan tidak, tidak perlu khawatir berlebihan… apapun bisa terjadi…
    ketika kita mengisi data menjadi nasabah bank, data kita lengkap bahkan hingga penghasilan dan ini lebih bisa ‘dijual’, nyatanya hampir tiap hari ditawari produk perbankan…
    mestinya dengan e-KTP segala sesuatunya lebih mudah, misal ketika mengurus paspor, pajak, bikin SIM atau urusan yg berhubungan dengan pemerintahan kita tidak perlu lagi mengisi formulir, karena datanya sudah terintegrasi… ya kan…
    jadi misal data seseorang yang telah meninggal dan disampaikan ke kelurahan, akan terinput ke dirjen pajak sehingga tidak ditagih lagi pajak penghasilannya dan STNK atas namanya otomatis tidak bisa diperpanjang…

    yah.. mungkin untuk integrasi yg baik antar departemen nantinya, kita mesti sabar hingga anak kita punya cucu…

    • Fiandigital April 10, 2013

      Betul sekali kakak.. Semoga kedepan kita hanya punya satu nomor identitas yang semua bisa terintegrasi satu sama lain..

  5. putriani June 21, 2013

    e-ktp negara kita tidak sama fungsinya dengan negara maju lainnya.buktinya apa2 masih memerlukan foto copy ktp,mestipun sdh e-ktp.dan penjelasannyapun berbeda-beda mengenai e-ktp.ada yang gak boleh difoto copy mpe beberapa kali nti bisa rusak smua datanya ada yg bilang tidak apa2 yang penting tidak belakangnya.yg bener yang mana juga GAJEBO alias Gak Jelas Bok…tolong mas fian yang bener yang mana?aman di fotocopy atau tidak BIJE alias biar jelas…hehe.thx infonya

Leave a Comment

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.